Post

Pesawaran (04/03)

Pemerintah Provinsi Lampung melalui Badan Kesbangpol Provinsi Lampung mengadakan Kegiatan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Kegiatan dibuka di buka oleh Fitter Syahboedin, SE.,MM (Kaban Kesbangpol Daerah Prov. Lampung). Pemateri dari Jhon Robet Edwarsyah, SKM (Penyuluh BNNP Prov. Lampung). Kegiatan dihadiri oleh Zainal Abidin (Kaban Kesbangpol Kab. Pesawaran), Para Kabid dan Staf Kesbangpol Daerah Prov. Lampung dan Kesbangpol Kab. Pesawaran. Kegiatan difokuskan kepada pelajar SMA dan SMK se-Kab. Pesawaran yang berjumlah sekitar 120 orang pelajar.

Dalam sambutannya Kaban Kesbangpol Prov. Lampung menyampaikan Penyelenggaraan kegiatan sosialisasi di Kabupaten Pesawaran ini agar dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pencegahan Narkotika di Prov. Lampung khususnya bagi pelajar di Kab. Pesawaran. Hal tersebut bersifat krusial ditengah-tengah permasalahan peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia. Sebagaimana kita pahami bahwa negara kita kini tengah menghadapi situasi darurat narkoba yang mengancam kelangsungan hidup generasi penerus bangsa, karena telah nyata menimbulkan kerusakan bagi para pemakainya. Narkoba telah menjadi musuh bersama yang wajib kita berantas peredarannya.

Jhon Robet Edwarsyah, SKM  dalam materinya menyampaikan Tugas BNN Prov. Lampung yakni pada bidang pencegahan berupa menanamkan upaya pencegahan sejak usia dini membangun komunikasi efektif mendorong pendidikan pencegahan. Bidang Rehabilitasi berupa pemulihan terhadap pecandu narkoba dapat dilakukan secara medis dan non medis. Serta, bidang pemberantasan. Terkait hal tersebut, Pemerintah Indonesia membentuk P4GN (Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika). Hukuman pengedar narkoba di indonesia paling singkat 4 tahun dan maksimal hukuman mati. Pada tahun 2018, BNN telah mengungkap kasus TPPU terkait kejahatan narkotika, barang bukti berupa aset dalam bentuk kendaraan bermotor, properti, tanah, perhiasan, uang tunai, dan uang dalam rekening yang berhasil disita mencapai nilai Rp 171.239.933.282 (seratus tujuh puluh satu miliar dua ratus tiga puluh sembilan juta sembilan ratus tiga puluh tiga ribu dua ratus delapan puluh dua rupiah). Aset-aset jaringan sindikat narkotika yang disita oleh negara ini nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung kinerja aparat dalam hal penegakan hukum tindak pidana narkotika. Selama tahun 2018 BNN Provinsi Lampung berhasil melakukan pengungkapan 12 (duabelas) Kasus Narkotika dengan 33 tersangka (20 orang luka tembak pada bagian kaki dan 8 diantarannya meninggal dunia karena melawan) dan terdapat 4 (empat) jaringan yang dikendalikan dari Lapas dan melibatkan Kepala Lapas, Sipir, dan Napi. Pada tahun 2019 BNN Provinsi Lampung sudah berhasil mengungkap 6 (Enam) jaringan Narkoba dengan 18 tersangka (16 luka tembak pada bagian kaki dan 3 meninggal dunia karena melawan petugas pada saat penangkapan). 

Sebanyak 800 narkoba jenis baru beredar di seluruh dunia, 65 terdeteksi masuk Indonesia. Jenis Narkoba yang populer di media: Flakka, Masih diteliti keberadaan dan peredarannya; Dumolid, ditemukan di kalangan artis; Pil PCC menjadi teror di masyarakat pada kasus narkoba di Kendari, 2 pelajar tewas dan 58 dirawat karena gangguan jiwa di RSJ; Carnophen (Zenith) berturut-turut selama 4 bulan digagalkan peredarannya di Kalteng dan Kalsel, hingga mencapai belasan juta butir. Dari laporan seorang pelajar, hampir setiap hari ditemukan banyak bungkus obat merk Zenith/jenis G lainnya di kawasan SMP dan SMA favorit Kota Paringin, Kalsel; Shabu Cair, ditemukan di Jakarta; Tembakau gorila mengandung zat AB-CHMINACA. Zat itu berjenis Synthetic Cannabinoid; Ganja Sintetis : Tembakau Gorilla/Ganesha/Nataraja/Hanoman; Cairan 4-CMC/ Blue Safir dan masih banyak lagi.  Banyaknya efek samping narkoba seperti halusinasi, ketagihan, kematian, pemicu kriminal, masalah hukum, dll. beliau mengajak para pelajar untuk dapat menjauhi narkoba karena merugikan diri sendiri, keluarga dan masa depannya.